(024) 746XXXXX fakultas@live.undip.ac.id

Empat orang mahasiswa penerima beasiswa unggulan fast-track Magister Teknik Mesin (MTM) Undip melakukan kerjasama penelitian dengan Universiteit Twente Belanda. Keempat mahasiswa tersebut adalah Fanni Fattah, Fadely Paddiyatu, Dian Indra Prasetyo dan Muhammad Khafidh. Mereka didampingi oleh seorang staff pengajar MTM UNDIP, Dr. Jamari yang merupakan pembimbing tesis para mahasiswa tersebut.

 Penelitian itu sendiri dilakukan di Laboratory for Surface Technology and Tribology (LSTT) University of Twente yang merupakan laboratorium terbaik di Eropa dalam bidang Tribology. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) yang telah dibuat antara UNDIP dengan Universiteit Twente. Kegiatan ini berlangsung dari 18 April hingga 18 Juni 2013.

Ada empat topik penelitian yang tengah mereka kerjakan di Twente. Keempat topik tersebut adalah maintanance based tribology, perancangan alat uji artificial hip-joint, oil lubricant sensoring, dan pemodelan lubricated contact pada FEM. Dalam pengerjaan tesis di Twente, mereka akan dibimbing oleh prof.dr.ir. D.J. Schipper, prof.dr.ir. E. van der Heide, prof.dr.ir. P.M. Lugt dan dr.ir. R. Bosman. Selain melakukan riset, kesempatan itu juga digunakan oleh mereka untuk memperoleh inovasi, informasi, ragam perspektif internasional, dan aplikasi solutif terhadap masalah engineering teraktual di bidang Tribology.

Prof. Schipper menjelaskan bahwa seluruh staff di LSTT sangat antusias dalam membantu para mahasiswa untuk menyelesaikan risetnya. “Jika kalian mengalami kesulitan, jangan segan-segan untuk bertanya dan berdiskusi dengan semua orang yang ada di lab ini” terangnya seusai memberikan kuliah tentang isu-isu teraktual di bidang tribology.

Menurut Dr. Jamari agenda kerja sama yang saat ini tengah berjalan adalah  pengembangan program doktoral dengan model pembimbingan bersama antara Prof.Schipper (University of Twente) dan Dr. Jamari (Universitas Diponegoro). University of Twente juga siap dalam mendukung pembukaan program S3 Teknik Mesin Undip yang saat ini sedang dipersiapkan. Keseluruhan kegiatan tersebut merupakan kolaborasi dalam bidang pendidikan dan penelitian, sehingga diharapkan kegiatan ini dapat menjadi pendorong upaya UNDIP untuk menuju World Class University (WCU) dan Universitas Riset. “Tidak menutup kemungkinan bahwa untuk kedepannya, kerjasama riset ini akan membuka peluang bagi UNDIP untuk bisa mengadakan program double degree dengan Twente University” tambah Dr. Jamari.Ir (dikutip dari undip.ac.id)